MAAFKAN EMAK
Maafkan Emak Nak…
Tak Bisa Menyekolahkanmu

Subhanallah, betapa senangnya hati ini, dalam kelulusan SMP tahun ini, aku berhasil memperoleh nilai terbaik di sekolah. Aku ingin membahagiakan ibu yang telah membiayai hidupku seorang diri sepeninggal ayah. Hidupku bisa di bilang pas-pasan karena aku dan ibu hanya memperoleh uang dari hasil penjualan di kantin sebuah sekolahan yang di kenal dengan sebutan SMK AL-AZHAR. Sekolah ini merupakan sekolah impianku sejak dulu. Aku ingin mengambil jurusan perangkat lunak yang biasa disebut RPL. Entah mengapa aku bisa tertarik kepada dunia komputer padahal aku tidak pernah mempunyai laptop maupun komputer, tapi aku suka mempelajarinya. Namun aku harus memupus mimpiku di bangku sekolah dan membantu ibu bekerja.
Malam itu kulihat ibu sedang termenung menatap selembar kertas yang ada di depannya. Entah kertas apa? aku tak tahu itu ,setelah beberapa menit kemudian kulihat ibu masih saja termenung ,karena penasaran kudekati ibu .
”Ibu” tidak ada sahutan ,mungkin ibu masih belum menyadari kehadiranku. Aku pun iseng menggodanya dengan kata yang manis “Selamat malam ibuku sayang” ucapku dengan nada yang cukup tinggi ,namun terdengar lembut
Ibuku tersentak “Astaghfirullahal adzim Alisa ,kamu ini mengagetkan ibu saja”
“Maaf bu ,maaf! Habis Lisa lihat dari tadi ibu merenung terus ,udah Lisa panggil ,tapi ibu nggak nyaut ,yaudah iseng aja” jelasku Ibu tersenyum mendengar penuturanku.
Aku senang melihatnya “Itu kertas apa Bu ? Serius sekali menatap kertas itu “
“ Ini coba kamu baca “ ku ambil selembar kertas yang ibu berikan lalu kubaca dengan pelan . Hatiku teramat sedih karena tulisan itu telah membuat Ibuku Bersedih .
“Benar Nak, Ibu minta maaf ya , Ibu tidak bisa membiayai Sekolah kamu , seharusnya kamu melanjutkan SMK sekarang , Tugas kamu adalah belajar , bukanya membantu ibu berjualan “
“Lisa gak apa-apa kok bu , meski sebenarnya lisa ingin melanjutkan sekolah , tapi Alisah sadar siapa Lisa . INSYAALLAH Lisa akan sabar dan ikhlas menjalani semuanya asalkan Ibu selalu ada disamping Lisa” Tak terasa butiran air mata mengalir hangat di pipiku
“Semoga saja bisa sekolah ya Nak” Kamipun saling berpelukan dalam haru, dalam gemerlap bintang , dan dalam kesunyian malam . Setiap malam selalu ku ucap niat dalam hatiku yang terdalam. Tuhan , Dengarkanlah kata hatiku kabulkanlah Do’aku bahwa AKU INGIN SEKOLAH
Keesokan harinya Aku membantu Ibu bekerja seperti biasanya. Banyak Siswa yang telah mengenalku disini, kulihat segerombolan Siswa yang datang kemari ada Rahmah , Diva , Amin , Ahmad , Salia , dan Fifi . aku mengenalnya karena mereka adalah pelangan setia Ibuku
“ Mau pesan apa mbak ?” tanyaku
“Kita mau pesen 6 Bakso,sama Es Jeruknya 5 ya Lis”
“Okey, tunggu sebentar Mbak”
Segera kusiapkan pesanan Mereka , Ketika Semuanya sudah beres , ku antarkan pesanan tersebut di tempat yang biasa mereka pakai untuk berkumpul . samar-samar kudengar mereka sedang memperbincangkan tentang keseruan di kelasnya . Tentang guru yang kiler,galak,baik,gokil,teman yang usil bahkan yang polos. Setelah kuberikan pesanan mereka,aku pun segera pergi.aku tak ingin rasa sesak dalam hatiku muncul lagi karena mendengar obrolan mereka ya, lebih baik aku segera pergi
Waktu pun berjalan dengan cepat,tak terasa sekarang sudah tahun ajaran baru.suatu ketika aku kaget karena tiba-tiba Fifi, siswi kelas XI RPL menghampiriku.
“Alisa,aku disuruh pak kepala sekolah untuk memanggil kamu,katanya dia ada perlu sama kamu” tutur pelajar tersebut.Hatiku berdetak seketika ada perlu apa ya? Apakah ada kesalahan yang telah ku buat? Atau mungkin pak Andy merasa terusik dengan kehadiranku selama ini?. Banyak fikiran yang berkecamuk dalam benakku. Aku memutuskan segera datang kerumahnya agar semua rasa penasaranku bisa terjawab dengan jelas. Bismillahirrahmanirrahim, semoga saja bukan kabar buruk yang akan ku dengar
“ Ayo silahkan duduk disini “ akupun menurut dan segera duduk , rasa debar dalam hatiku bertambah kencang aku takut “ Maaf ya, tiba-tiba bapak memanggil kamu seperti ini. Mungkin kamu kaget dan bingung mengapa kamu saya suruh datang kesini “ lanjutnya
“iya pak, kalau boleh tau memangnya ada apa pak Andy?”
“Jadi begini, selama ini bapak dan guru-guru yang lain selalu memantau kamu. Terkadang kamu membantu mengerjakan PR murid-murid disini , membaca buku diperpustakaan , bahkan saya pernah melihat kamu sedang mengintip lewat candela ketika pelajaran berlangsung saya menilai kamu adalah anak yang cerdas dan jujur , begitu pula kata guru yang lain. Saya ingin memberi tawaran spesial buat kamu . Apakah kamu mau sekolah disini dengan beasiswa sampai kamu lulus SMK nanti Lisa?
Aku tak mampu berkata apa-apa sungguh hatiku merasa senang sekali, aku hanya mampu menundukkan kepalaku
“Bapak ingin mendengarkan Jawaban kamu, apa Lisa mau?”
“ Mau sekali pak Andy” jawabku dengan terbata-bata
“Alhamdulillah kalau begitu, bapak akan segera berbicara dengan ibu kamu agar ia megizinkan kamu sekolah disini. Bapak juga akan segera mengurus seragam untuk kamu”
“subhanallah, terima kasih banyak pak makasih”
“Berterima kasihlah pada Allah nak, bersyukurlah padanya”
Aku pun tak mampu membendung air mataku air mata kebahagiaan yang selalu kunanti. Terima kasih ya Allah, terima kasih. Dalam sujud ini terdapat air mata, rasa senang, haru dan bersyukur padaMu
Emak, akhirnya anakmu bisa bersekolah lagi.
Meja, kursi, buku, pensil, guru, dan teman-teman semuanya, I am coming!!
Tak Bisa Menyekolahkanmu
Subhanallah, betapa senangnya hati ini, dalam kelulusan SMP tahun ini, aku berhasil memperoleh nilai terbaik di sekolah. Aku ingin membahagiakan ibu yang telah membiayai hidupku seorang diri sepeninggal ayah. Hidupku bisa di bilang pas-pasan karena aku dan ibu hanya memperoleh uang dari hasil penjualan di kantin sebuah sekolahan yang di kenal dengan sebutan SMK AL-AZHAR. Sekolah ini merupakan sekolah impianku sejak dulu. Aku ingin mengambil jurusan perangkat lunak yang biasa disebut RPL. Entah mengapa aku bisa tertarik kepada dunia komputer padahal aku tidak pernah mempunyai laptop maupun komputer, tapi aku suka mempelajarinya. Namun aku harus memupus mimpiku di bangku sekolah dan membantu ibu bekerja.
Malam itu kulihat ibu sedang termenung menatap selembar kertas yang ada di depannya. Entah kertas apa? aku tak tahu itu ,setelah beberapa menit kemudian kulihat ibu masih saja termenung ,karena penasaran kudekati ibu .
”Ibu” tidak ada sahutan ,mungkin ibu masih belum menyadari kehadiranku. Aku pun iseng menggodanya dengan kata yang manis “Selamat malam ibuku sayang” ucapku dengan nada yang cukup tinggi ,namun terdengar lembut
Ibuku tersentak “Astaghfirullahal adzim Alisa ,kamu ini mengagetkan ibu saja”
“Maaf bu ,maaf! Habis Lisa lihat dari tadi ibu merenung terus ,udah Lisa panggil ,tapi ibu nggak nyaut ,yaudah iseng aja” jelasku Ibu tersenyum mendengar penuturanku.
Aku senang melihatnya “Itu kertas apa Bu ? Serius sekali menatap kertas itu “
“ Ini coba kamu baca “ ku ambil selembar kertas yang ibu berikan lalu kubaca dengan pelan . Hatiku teramat sedih karena tulisan itu telah membuat Ibuku Bersedih .
“Benar Nak, Ibu minta maaf ya , Ibu tidak bisa membiayai Sekolah kamu , seharusnya kamu melanjutkan SMK sekarang , Tugas kamu adalah belajar , bukanya membantu ibu berjualan “
“Lisa gak apa-apa kok bu , meski sebenarnya lisa ingin melanjutkan sekolah , tapi Alisah sadar siapa Lisa . INSYAALLAH Lisa akan sabar dan ikhlas menjalani semuanya asalkan Ibu selalu ada disamping Lisa” Tak terasa butiran air mata mengalir hangat di pipiku
“Semoga saja bisa sekolah ya Nak” Kamipun saling berpelukan dalam haru, dalam gemerlap bintang , dan dalam kesunyian malam . Setiap malam selalu ku ucap niat dalam hatiku yang terdalam. Tuhan , Dengarkanlah kata hatiku kabulkanlah Do’aku bahwa AKU INGIN SEKOLAH
Keesokan harinya Aku membantu Ibu bekerja seperti biasanya. Banyak Siswa yang telah mengenalku disini, kulihat segerombolan Siswa yang datang kemari ada Rahmah , Diva , Amin , Ahmad , Salia , dan Fifi . aku mengenalnya karena mereka adalah pelangan setia Ibuku
“ Mau pesan apa mbak ?” tanyaku
“Kita mau pesen 6 Bakso,sama Es Jeruknya 5 ya Lis”
“Okey, tunggu sebentar Mbak”
Segera kusiapkan pesanan Mereka , Ketika Semuanya sudah beres , ku antarkan pesanan tersebut di tempat yang biasa mereka pakai untuk berkumpul . samar-samar kudengar mereka sedang memperbincangkan tentang keseruan di kelasnya . Tentang guru yang kiler,galak,baik,gokil,teman yang usil bahkan yang polos. Setelah kuberikan pesanan mereka,aku pun segera pergi.aku tak ingin rasa sesak dalam hatiku muncul lagi karena mendengar obrolan mereka ya, lebih baik aku segera pergi
Waktu pun berjalan dengan cepat,tak terasa sekarang sudah tahun ajaran baru.suatu ketika aku kaget karena tiba-tiba Fifi, siswi kelas XI RPL menghampiriku.
“Alisa,aku disuruh pak kepala sekolah untuk memanggil kamu,katanya dia ada perlu sama kamu” tutur pelajar tersebut.Hatiku berdetak seketika ada perlu apa ya? Apakah ada kesalahan yang telah ku buat? Atau mungkin pak Andy merasa terusik dengan kehadiranku selama ini?. Banyak fikiran yang berkecamuk dalam benakku. Aku memutuskan segera datang kerumahnya agar semua rasa penasaranku bisa terjawab dengan jelas. Bismillahirrahmanirrahim, semoga saja bukan kabar buruk yang akan ku dengar
“ Ayo silahkan duduk disini “ akupun menurut dan segera duduk , rasa debar dalam hatiku bertambah kencang aku takut “ Maaf ya, tiba-tiba bapak memanggil kamu seperti ini. Mungkin kamu kaget dan bingung mengapa kamu saya suruh datang kesini “ lanjutnya
“iya pak, kalau boleh tau memangnya ada apa pak Andy?”
“Jadi begini, selama ini bapak dan guru-guru yang lain selalu memantau kamu. Terkadang kamu membantu mengerjakan PR murid-murid disini , membaca buku diperpustakaan , bahkan saya pernah melihat kamu sedang mengintip lewat candela ketika pelajaran berlangsung saya menilai kamu adalah anak yang cerdas dan jujur , begitu pula kata guru yang lain. Saya ingin memberi tawaran spesial buat kamu . Apakah kamu mau sekolah disini dengan beasiswa sampai kamu lulus SMK nanti Lisa?
Aku tak mampu berkata apa-apa sungguh hatiku merasa senang sekali, aku hanya mampu menundukkan kepalaku
“Bapak ingin mendengarkan Jawaban kamu, apa Lisa mau?”
“ Mau sekali pak Andy” jawabku dengan terbata-bata
“Alhamdulillah kalau begitu, bapak akan segera berbicara dengan ibu kamu agar ia megizinkan kamu sekolah disini. Bapak juga akan segera mengurus seragam untuk kamu”
“subhanallah, terima kasih banyak pak makasih”
“Berterima kasihlah pada Allah nak, bersyukurlah padanya”
Aku pun tak mampu membendung air mataku air mata kebahagiaan yang selalu kunanti. Terima kasih ya Allah, terima kasih. Dalam sujud ini terdapat air mata, rasa senang, haru dan bersyukur padaMu
Emak, akhirnya anakmu bisa bersekolah lagi.
Meja, kursi, buku, pensil, guru, dan teman-teman semuanya, I am coming!!
KASIH TAK SAMPAI
cerpen
Kasih Tak Sampai
Sepeda motor,mobil,truk berlalu lalang
dijalan raya depan sekolahku. Tampaknya banyak siswa dan siswi yang
segera memasuki gerbang sekolah untuk memasuki ruang kelas masing-masing. Masih ada siswi maupun siswi yang diantar ayah
atau ibunya dan ada yang berangkat pulang sendiri,ada yang berhenti dikoperasi
sekolah untuk menunggu temannya. Pagi-pagi
sudah banyak macam aktivitas siswa yang aku jumpai didepan sekolahku. Aku berjalan santai memasuki gerbang sekolah
tanpa harus buru-buru.Tiba-tiba
”Hey
dini,sendirian aja,” ternyata Vika mengageti aku dari
belakang.
”Eh
vika ,kamu kok juga sendiri aja?”tanyaku balik.
”iya
din,adek yang biasanya bareng ma aku lagi sakit,”jelasnya.
”Owhh
gitu ya,yuk bareng aku aja ke kelasnya.”ajakku.
”Oke
fixs.”
Aku dan Vika berjalan menuju cek lock absen (digital
hend).Tiba-tiba ada 2 cowok SMK yang juga cek lock di tempat aku
absen.Tapi,mereka mengalah akhirnya aku dan vika yang duluan untuk
absen.Selesai absen,Eiiiiiitss hampir saja aku sama salah satu cowok itu
tabrakan.Untung aja gak sampai jatuh.Sempat aku memandan bola mata cowok
itu.Aku melirik wajahnya sedikit (Subhanallah....,,,,batinku).Dia Cuma senyum
sama aku dan pandanganku buyar seketika.Dia pergi dan memasuk kelasnya dengan temannya begitupun
aku dengan vika.
Sesampai dikelas,aku masih terbayang-bayang dengan pandangan sekejap
tadi,cowok itu manis banget,Cool abistt.
”Wooyyy
pagi-pagi nglamun aja kesambet looo hehee.”bentak kity sahabatku
“ astagfirullahaladzim , kity apa’an sih ngagetin aja!“
“ habisnya dari tadi aku perhatiin kamu din , senyam-senyum sendiri “
“ hehehehe ,,,, kamu perhatiin aku kity makasih “
“duch-duch , mulai dech lebaynya keluar” hahahahaa kubalas dengan
ketawaku
“ boleh tau kenapa kamu dini kok senyum-senyum gitu dari tadi , lagi
falling in love ya ?” ledek si kity .
“ hehehe gak tau nih kity , bias dibilang kayak gitu “ jawab ku malu
“siapa din , siapa namanya , anak
mana dia ? “
“idih kepo dech kamu kity “
“ yaiyah donk ,gak biasanya sih
sahabatku falling in love kayak gini“
” belum tau namanya kity . kayaknya dia anak SMK , kelasnya dilantai 3
gedung SMK .”
“ kok gak tau namanya sih din ?”
Tanya kity .
”namanya juga baru ketemu ,pandangan pertama gitu loch kity “
“ oalah ,,,,begitu “
tiba-tiba guru bahasa Indonesia
dating da kegiatan belajar seperti biasanya . hingga waktu 3 jam berlalu
pelajaran bahasa Indonesia
Hari demi hari kulewati
pelajaran disekolah ku . sering aku bertemu dengan cowok SMK itu ,ketika
dikantin , dikoperasi , saat aku olahraga dilapangan , bahkan saat aku di
toilet pun sering lihat dia lewat . tapi sayangnya aku gak tau namanya . jadi
penasaran nih, kepengen tau tentang dia
Waktu aku ke kantin sama
kity , aku antri buat beli jajan ternyata di depan ku ada cowok itu . lalu aku
berbisik ke kity
“kity ,kity ,ini cowok yang aku cerita’in kemaren “
“ oalah ini cowok yang bikin
sahabatku kesemsem “ ledek kity.
Tiba-tiba ada teriakan dari arah samping ku
“ fen,fendy , aku nitip belikan aqua botol satu ya”
oalah ternyata namanya fendy . sampai di kelas aku ngobrol sama kity ,
“ kity ternyata namanya fendy .”
“kog kamu tau din ?” Tanya kity .
” iya , tadi ada temennya manggil fendy gitu “ jelasku .
“ oalah ,kelas berapa din?”
“Tadi sih ,aku sempet ngeliat bedge di baju lenganya kelas XI ,sama
kayak kita “ jelas aku lagi .
“ seneng nih udah tau namanya ? “ ledek kity .
” yaiya donk kity”. Jawab ku sambil senyam-senyum .
Keesok harinya ,saat
aku lagi antri wudhu di kamar mandi ,kayaknya ada temen sekelasnya fendy
,soalnya bedge kelasnya sama . mereka berdua ngobrol-ngobrol kayaknya lagi
ngomongin fendy . aku gak sengaja mendengar pembicaraan mereka .
“Eh , sinta ,kemaren fendy curhat sama aku . katanya dia lagi naksir
anak SMA kelas x “
“siapa namanya ris ?”
“katanya sih nita gitu “
“ oalah eh giliran kamu tuh ke toilet ”
“iya”
Cewek yang gak masuk ke
toilet itu senyum sama aku . aku balas senyumannya . aku membatin {ya allah
ternyata fendy suka sama seseorang dan itu bukan aku cintaku bertepuk sebelah
tangan , haduch capekk dech} .
Huft ,semenjak aku tau
kalau fendy suka sama cewek lain . aku sakit hati . tapi mau gimana lagi . itu
kan perasaan dia , aku hanya bias menaruh harapan saja sama dia . hanya bias
melihat senyumannya dia dari kejauhan untuk menambah semangat hari-hari ku
disekolah . aku sayang dia ya allah ,tolong sampaikan salam sayangku padanya .
ya allah … izinkan aku mencintainya ,izinkan aku memilikinya suatu saat nanti .
by: Qosdi Hanifah